Oleh: Poetry Ann

Postingan saya kali ini akan lebih banyak fotonya daripada tulisannya.

Ini kegiatan selama dua hari ini yang saya lewati bareng adik dan sepupu saya yang keduanya masih SD. Ini berkaitan dengan kegiatan membaca yang mulai saya tanamkan sedikit demi sedikit pada keduanya. Setelah beberapa bulan ini saya sengaja sekali-sekali mengajak mereka melakukan read aloud demi menarik minat baca keduanya, kemarin, Kamis, 2 Januari 2014, saya iseng-iseng mengajak mereka untuk membantu saya mengliping puisi, artikel, dan cerita anak yang selama ini memang sengaja saya kumpulkan dari beberapa koran minggu yang biasa saya beli untuk menambah bahan bacaan mereka. Tak disangka, responnya positif sekali. Baik adik saya, Nini, maupun sepupu saya, Imas, begitu antusias banget waktu saya ajak untuk membuat klipingan meski awalnya mereka bilang nggak bisa. Lalu saya pelan-pelan mengajarkan mereka bagaimana caranya mengliping puisi-puisi, artikel-artikel, dan cerita-cerrita yang saya kumpulkan dari koran tadi.

Awalnya mereka mengikuti cara mengliping yang saya ajarkan, tapi beberapa jam setelahnya mereka memilih berkreasi sendiri dengan klipingannya itu. Saya juga tak keberatan. Saya biarkan saja mereka mengliping sesuka mereka. Dengan desain mereka sendiri dan kreatifitas masing-masing.

Kegiatan mengajak mereka mengliping ternyata tidak hanya bisa merangsang kreatifitasnya, minat membaca yang sebulan ini mulai luntur juga malah menguat kembali. Sambil mengliping, baik Nini maupun Imas, terkadang sengaja berhenti sejenak untuk membaca puisi, artikel, dan cerita-cerita yang tengah mereka kliping. Sesekali mereka juga melempar pertanyaan pada saya tentang apa yang mereka baca dari klipingannya tersebut.

Mereka bertanya, “Teh, resensi itu apa sih?”

Atau, “Resensi sama puisi lebih penting mana?”

Atau terkadang mengangguk-angguk sendiri setelah beberapa saat selesai membaca artikel yang hendak diklipingnya sembari bergumam, “Owh…, gitu…, gitu…! Nini ngerti sekarang!”

Kadang juga ada tingkah lucu yang membuat saya tertawa. Misalnya ketika keduanya berseru “gaspol!” tiap kali menyelesaikan satu klipingan yang dianggapnya keren. Atau saling bercandaan dan berpura-pura musuhan, kemudian saling berseru, “Siapa lo, berani ngedudukin tempat gue?!”

Haghag…! Waktu saya mendengar mereka berseru seperti itu, saya juga ikut berteriak dalam hati menggunakan kalimat yang sama seperti yang mereka lontarkan tadi, hanya saja kata-katanya saya ganti. Bukan “Siapa lo, berani ngedudukin tempat gue?!” tapi “Siapa lo, berani masukin hati gue?!”😀 Kamu boleh muntah.😀

Nah, berikut ini beberapa foto yang sempat saya ambil di sela-sela waktu mengliping bareng mereka. Cekidooot!

Kegiatan mengliping hari pertama dan kedua, Kamis, 2 Januari dan Jumat, 3 Januari 2014.

Kliping

Kliping2

Kliping3

Kliping6

Kliping7

Klipingan 5

gaya kliping

Lagi ngliping juga masih sempet-sempetnya bergaya euy…!

 

Setelah selesai mengliping, saya meminta mereka untuk memilih klipingan hasil karyanya yang paling bagus di antara semua hasil klipingannya. Dan ini dia hasil klipingan masing-masing yang menurut mereka paling bagus.

Hasil imas copy

Hasil klipingan sy copy

Klipingan Hasil nini copy