Oleh: Poetry Karatan

23 april dikenal sebagai hari buku sedunia atau World Book Day. Hampir di seluruh dunia memperingatinya dengan berbagai acara yang berhubungan dengan literasi. Begitupun dengan Rumah Dunia .

Senin, 23 april 2012, di Ciloang – Serang, Rumah Dunia kembali mengadakan acara untuk memperingati World Book Day. Dalam peringatan World Book Day kali ini Rumah Dunia mengusung tema “Banten Membaca Untuk Indonesia” dan diramaikan dengan acara soft launching 5 buku, yaitu “Tingbating” karya Firman Venayaksa, “Gilalova #5: Curhat Anak Bangsa” karya 26 penulis senusantara, “Tahun-tahun yang Hilang” karya Rully Ferdiansyah, “Sangkala Lima“ karya Langlang Randhawa, dan “The City“ karya Andradika Fasya Syam’un.

Para penulis kelima buku tersebut bercerita mengenai proses kreatif mereka saat mengerjakan karyanya masing-masing. Tak hanya itu, mereka pun membeberkan kesulitan-kesulitan yang mereka rasakan saat mengerjakan tulisannya beserta cara-cara apa saja yang mereka lakukan untuk menanggulangi kesulitannya tersebut.

Seperti Rully Ferdiansyah misalnya. Ia mengaku saat menulis bukunya menemui kesulitan bagaimana caranya agar tokoh Syaikh Yusuf yang ada dalam bukunya itu benar-benar terkesan hidup. “Saya sampai melakukan observasi dengan cara mendatangi dan mengobrol dengan beberapa Kiyai supaya saya tahu bagaimana karakter-karakter dan kehidupan para Kiyai yang sebenarnya,” terang Ruli. Sama halnya dengan Andradika, ia mengaku sempat mewawancarai langsung seorang WTS dan seorang ‘gay’ saat mengerjakan kumcer The City-nya. Begitu pun dengan Firman, Ali Sobri dan Ahmad Wayang (perwakilan dari Gilalova #5).

Selain diramaikan oleh acara soft launching 5 buku tadi, peringatan World Book Day kali ini juga diramaikan pembacaan puisi oleh Abdul Salam (relawan Rumah Dunia), Jacky Probellian (peserta kelas menulis angkatan 19) dan Ujang Erik (perwakilan dari Menes), orasi literasi dari Toto ST Radik (perwakilan dari Rumah Dunia) dan Nursalim (perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Serang), penyerahan beasiswa untuk Sauni, penyerahan sumbangan buku untuk Taman Baca Menes dari Gong Publishing dan pembacaan kutipan-kutipan dalam kumcer “Tingbating” yang dibacakan langsung oleh penulisnya, juga bazar buku terbitan Gong Publishing dan pembagian door prize untuk beberapa penanya.

Acara yang dihadiri oleh sekitar seratus orang dari berbagai tempat itu pun berlangsung meriah dan lancar.

Worl book day download.jpg

World Book Day 3.jpg

World Book Day 4.jpg

World Book Day 5.jpg

World Book Day 6.jpg

World Book Day 7.jpg

World Book Day 10.jpg Berbagi cerita mengenai proses kreatif buku masing-masing

World Book Day 12.jpg Pembacaan kutipan-kutipan dalam kumcer “Tingbating” oleh Firman Venayaksa

World Book Day 13.jpg Simbolisasi penyerahan beasiswa pada Sauni

World Book Day 14.jpg Simbolisasi penyerahan sumbangan buku dari Gong Publishing pada TBM (Taman Bacaan Masyarakat) Menes

World Book Day 15.jpg Pembacaan puisi oleh Ujang Erick

World Book Day 18.jpg Pembacaan puisi oleh Jacky Probellian

World Book Day 19.jpg Pembacaan puisi oleh Abdul Salam

World Book Day 17.jpg Orasi literasi oleh Toto St Radik

World Book Day 16.jpg Orasi literasi oleh Nursalim (perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Serang)

Posted by Wordmobi